Wednesday, 13 February 2013

PERKAHWINAN MENGIKUT ISLAM

Saya ingin abadikan catatan ini sebagai ingatan dan pedoman.. izinkan  dan halalkan ilmu ini..
 
Umat Islam diberikan dua perkara yang apabila umatnya berpegang teguh kepada dua perkara ini niscaya tidak akan dijumpai kesesatan maupun kebingungan dalam menjalani kehidupan ini. Hal inilah yang telah diterangkan oleh nabi kita Muhammad SAW. Dalam setiap bentuk peribadatan maupun muamalah. Tidak ketinggalan perkara pernikahan pun telah diberikan petunjuk baik itu dalam Al Qur’an, Hadits, Kisah-kisah nabi dan sahabat, Fiqih, dll.
Dalam Islam, pernikahan merupakan perkara yang penting. Pada masa sebelum Islam, aturan dalam pernikahan tentu sangat berbeda dan mungkin bahkan lebih buruk ataupun dipandang rendah. Kedatangan Islam membawa perubahan agar manusia pada masa itu lebih baik keadaannya, hukumnya, adabnya, dan membawa berkah. Hubungan antar laki-laki dan perempuan pun diatur untuk menjaga fitrahnya. Hingga pada hubungan pernikahan, keluarga dan bertetangga.
Aturan dalam pernikahan ini telah membawa pengaruh yang besar pada perubahan peradaban sehingga tercipta masyarakat yang madani, sejahtera, adil dan makmur. Begitu pentingnya perkara pernikahan ini sehingga telah diatur dan dicontohkan dalam Al qur’an, hadits, fiqih, kisah-kisah, dll. Karena dari pernikahan ini merupakan awal dari pembinaan akhlak keluarga yang baik hingga akhlak pribadi, lingkungan tetangga, masyarakat dan negara.
Pengertian / Definisi
Perkawinan atau nikah menurut bahasa ialah berkumpul dan bercampur. Menurut istilah ialah Ijab dan Qabul (‘aqad) yang menghalalkan persetubuhan antara lelaki dan perempuan yang diucapkan oleh kata-kata yang menunjukkan nikah, menurut peraturan yang ditentukan oleh Islam.

Perkataan Zawaj digunakan di dalam Al Qur’an bermaksud pasangan. Dalam penggunaannya perkataan ini bermaksud menjadikan manusia itu berpasang-pasangan, menghalalkan perkawinan dan mengharamkan zina. Persoalan pernikahan adalah persoalan yang selalu aktual dan selalu menarik untuk dibicarakan. Hingga perkembangan zaman sekarang inipun pernikahan menjadi sorotan masyarakat. Pernikahan bukanlah persoalan kecil dan sepele. ‘Aqad nikah (perkawinan) adalah sebagai suatu perjanjian yang kokoh dan suci.
Pernikahan adalah Fitrah Kemanusiaan
Agama Islam adalah agama fitrah (suci) dan manusia diciptakan Allah Ta’ala cocok dengan fitrah ini, karena itu Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyuruh manusia menghadapkan diri ke agama fitrah agar tidak terjadi penyelewengan dan penyimpangan. Sehingga manusia berjalan diatas fitrahnya. Pernikahan adalah fitrah kemanusiaan, maka dari itu Islam menganjurkan untuk nikah, karena nikah merupakan Gharizah Insaniyah (naluri kemanusiaan).
Anjuran Menikah dalam Islam
Penghargaan Islam terhadap ikatan pernikahan sangatlah besar. Diantara kita mungkin telah mengetahui bahwa pernikahan itu disebutkan sebanding dengan separuh agama. Hal ini disebutkan dalam hadits dari Anas r.a. berkata telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi”.
Membujang Tidak Disukai dalam Islam
Anas radliyallahu ‘anhu berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk nikah dan melarang kami membujang dengan larangan yang keras. Dan beliau bersabda:
“Nikahilah perempuan yang banyak anak dan penyayang. Karena aku akan berbangga dengan banyaknya umatku dihadapan para Nabi kelak di hari kiamat.”
Kemudian dalam hadits lainnya ketika Rasulullah mengetahui bahwa diantara sahabat ada yang sangat taat dalam beribadah sehingga mereka puasa terus menerus, menjauhi wanita dan tidak menikah. Sehingga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Benarkah kalian telah berkata begini dan begitu, sungguh demi Allah, sesungguhnya akulah yang paling takut dan taqwa di antara kalian. Akan tetapi aku berpuasa dan aku berbuka, aku shalat dan aku juga tidur dan aku juga mengawini perempuan. Maka barangsiapa yang tidak menyukai sunnahku, maka ia tidak termasuk golonganku”.
Hukum Pernikahan dalam Islam
Pernikahan dalam Islam seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa sangat dianjurkan dan hukumnya adalah mubah. Akan tetapi ada beberapa pengertian yang perlu kita pahami akan hukum seseorang apabila menikah / hendak menikah. Hukum pernikahan yang dijelaskan adalah sbb:
  1. Wajib. Kepada orang yang mempunyai nafsu yang kuat. Sehingga apabila dia tidak menikah bisa menjerumuskannya ke lembah maksiat (zina dan sebagainya) dan dia seorang yang mampu. Mampu ini bermaksud dia mampu membayar mahar dan menafkahi isterinya.
  2. Sunat. Kepada orang yang sudah mampu tetapi dia masih dapat menahan nafsunya.
  3. Mubah. Kepada orang yang tidak ada larangan baginya untuk menikah dan ini merupakan hukum asal pernikahan.
  4. Makruh. Kepada orang yang tidak mampu nafkah batin dan lahir tetapi dia juga tidak memberikan kemudaratan kepada isterinya.
  5. Haram. Kepada orang yang tidak mampu untuk memberi nafkah batin dan lahir, dia juga tidak berkuasa (lemah), tidak punya keinginan menikah, serta dikhawatirkan dapat/akan menganiaya isterinya jika menikah.
Tujuan dari Pernikahan dalam Islam
  1. A. Memenuhi Tuntutan Naluri Manusia. Perkawinan adalah fitrah manusia, maka jalan yang sah untuk memenuhi kebutuhan ini yaitu dengan aqad nikah (melalui jenjang pernikahan). Bukan dengan cara yang berbeda seperti sekarang ini dengan berpacaran, kumpul kebo, melacur, berzina, lesbi, homo, dan lain sebagainya yang telah menyimpang dan diharamkan oleh Islam.
  2. B. Membentengi Ahlak Manusia. Islam memandang pernikahan dan pembentukan keluarga sebagai sarana efefktif untuk memelihara pemuda dan pemudi dari kerusakan, dan melindungi masyarakat dari kekacauan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih menundukan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa (shaum), karena shaum itu dapat membentengi dirinya”.
  1. C. Menegakkan Rumah Tangga Yang Islami. Tujuan yang luhur dari pernikahan adalah agar suami istri melaksanakan syari’at Islam dalam rumah tangganya. Dalam Al Qur’an disebutkan bahwa Islam membenarkan adanya Thalaq (perceraian), jika suami istri sudah tidak sanggup lagi menegakkan batas-batas Allah, sebagaimana firman Allah:
“Thalaq (yang dapat dirujuki) dua kali, setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali dari sesuatu yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh istri untuk menebus dirinya. Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang dhalim.”.“Kemudian jika si suami menthalaqnya (sesudah thalaq yang kedua), maka perempuan itu tidak halal lagi baginya hingga dikawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami yang pertama dan istri) untuk kawin kembali, jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkannya kepada kaum yang (mau) mengetahui“.(Al Baqarah(2):290-230)
  1. D. Meningkatkan Ibadah Kepada Allah. Rumah tangga adalah salah satu peribadatan dan amal shalih di samping ibadah dan amal-amal shalih yang lain. Bahkan hubungan / bersetubuh termasuk ibadah (sedekah). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Jika kalian bersetubuh dengan istri-istri kalian termasuk sedekah !. Mendengar sabda Rasulullah para shahabat keheranan dan bertanya : “Wahai Rasulullah, seorang suami yang memuaskan nafsu birahinya terhadap istrinya akan mendapat pahala ?” Nabi shallallahu alaihi wa sallam menjawab : “Bagaimana menurut kalian jika mereka (para suami) bersetubuh dengan selain istrinya, bukankah mereka berdosa .? Jawab para shahabat :”Ya, benar”. Beliau bersabda lagi : “Begitu pula kalau mereka bersetubuh dengan istrinya (di tempat yang halal), mereka akan memperoleh pahala !”.
  1. E. Mencari Keturunan Yang Shalih. Tujuan pernikahan di antaranya ialah untuk melestarikan dan mengembangkan bani Adam. Dan yang terpenting lagi dalam pernikahan bukan hanya sekedar memperoleh anak, tetapi berusaha mencari dan membentuk generasi yang berkualitas, yaitu mencari anak yang shalih dan bertaqwa kepada Allah.Tentunya keturunan yang shalih tidak akan diperoleh melainkan dengan pendidikan Islam yang benar. Allah berfirman :
“Allah telah menjadikan dari diri-diri kamu itu pasangan suami istri dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah ?”.
Tata Cara Pernikahan Dalam Islam
Islam telah memberikan konsep yang jelas tentang tata cara pernikahan berlandaskan Al Qur’an dan Sunnah, secara singkat adalah:
1. Khitbah (Peminangan)
Seorang muslim yang akan menikahi seorang muslimah hendaknya ia meminang terlebih dahulu, karena dimungkinkan ia sedang dipinang oleh orang lain, dalam hal ini Islam melarang seorang muslim meminang wanita yang sedang dipinang oleh orang lain (Muttafaq ‘alaihi).
2. Aqad Nikah
Dalam aqad nikah ada beberapa syarat dan kewajiban yang harus dipenuhi : Suka sama suka dari kedua calon mempelai dan Ijab Qabul.
Syarat Ijab
  • Tidak boleh menggunakan perkataan sindiran
  • Diucapkan oleh wali atau wakilnya
  • Tidak diikatkan dengan tempo waktu
  • Tidak secara taklik (tiada sebutan prasyarat sewaktu ijab dilafazkan)
Contoh bacaan Ijab: Wali/wakil Wali berkata kepada calon suami:”Aku nikahkan/kawinkan engkau dengan Delia binti Munif dengan maskawinnya sebanyak Rp. 300.000 tunai”.
Syarat qabul
  • Ucapan sesuai dengan ucapan ijab
  • Bukan perkataan sindiran
  • Dilafazkan oleh calon suami atau wakilnya (atas sebab-sebab tertentu)
  • Tidak diikatkan dengan tempo waktu seperti mutaah (nikah kontrak)
  • Tidak secara taklik (tiada sebutan prasyarat sewaktu qabul dilafazkan)
  • Menyebut nama calon isteri
  • Tidak diselangi dengan perkataan lain
Contoh sebuatan Qabul: Dilafazkan oleh calon suami:”Aku terima nikah/kawinannya dengan Delia binti Munifdengan maskawinnya sebanyak Rp. 300.000 tunai” ATAU “Aku terima Delia binti Munif sebagai isteriku”.
Mahar
Mahar (atau diistilahkan dengan mas kawin) adalah hak seorang wanita yang harus dibayar oleh laki-laki yang akan menikahinya. Mahar merupakan milik seorang isteri dan tidak boleh seorang pun mengambilnya, baik ayah maupun yang lainnya, kecuali dengan keridhaannya. Allah Berfirman:
“Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.” (Ar Nisaa’(4):4)
Jenis mahar
  • Mahar Misil : Mahar yang dinilai berdasarkan mahar saudara perempuan yang telah menikah sebelumnya.
  • Mahar Muthamma : Mahar yang dinilai berdasarkan keadaan, kedudukan, atau ditentukan oleh perempuan atau walinya.
Ada Wali
Yang dikatakan wali adalah orang yang paling dekat dengan si wanita. Dan orang paling berhak untuk menikahkan wanita merdeka adalah ayahnya, lalu kakeknya, dan seterusnya ke atas. Boleh juga anaknya dan cucunya, kemudian saudara seayah seibu, kemudian saudara seayah, kemudian paman.
Ibnu Baththal rahimahullaah berkata, “Mereka (para ulama) ikhtilaf tentang wali. Jumhur ulama di antaranya adalah Imam Malik, ats-Tsauri, al-Laits, Imam asy-Syafi’i, dan selainnya berkata, “Wali dalam pernikahan adalah ‘ashabah (dari pihak bapak), sedangkan paman dari saudara ibu, ayahnya ibu, dan saudara-saudara dari pihak ibu tidak memiliki hak wali.”
Syarat wali
  • Islam, bukan kafir dan murtad
  • Lelaki
  • Baligh
  • Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
  • Bukan dalam ihram haji atau umrah
  • Tidak Fasik
  • Tidak cacat akal pikiran, terlalu tua dan sebagainya
  • Merdeka
  • Tidak ditahan kuasanya dari membelanjakan hartanya
Ada Saksi-saksi
Syarat-syarat saksi
  • Sekurang-kurangnya dua orang
  • Islam
  • Berakal
  • Baligh
  • Lelaki
  • Memahami isi lafaz ijab dan qabul
  • Bisa mendengar, melihat dan berbicara
  • Adil
  • Merdeka
 3. Walimah
Walimatul ‘Urusy hukumnya wajib dan diusahakan sesederhana mungkin dan dalam walimah hendaknya diundang orang-orang miskin. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang mengundang orang-orang kaya saja berarti makanan itu sejelek-jelek makanan.
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Makanan paling buruk adalah makanan dalam walimah yang hanya mengundang orang-orang kaya saja untuk makan, sedangkan orang-orang miskin tidak diundang. Barangsiapa yang tidak menghadiri undangan walimah, maka ia durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya” .
Sebab-Sebab Diharamkannya Pernikahan
  • Perempuan yang diharamkan menikah dengan lelaki disebabkan keturunannya (haram selamanya) dan ia dijelaskan dalam Al-Qur’an:
“Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (An Nisaa’(4):23)
  • Perempuan yang diharamkan menikah dengan lelaki disebabkan karena sepersusuan.
  • Perempuan merupakan muhrim bagi lelaki karena pernikahannya.
  • Perempuan yang merupakan anak saudara perempuan dari isteri dan keturunannya.
Sekian sedikit penjelasan tentang perkara pernikahan jika kita pelajari dari hukum Islam agama kita. Di akhir akan sebutkan ayat yang sangat tidak asing apabila berkaitan dengan pernikahan. Firman Allah Ta’ala dalam surat Ar Ruum (30):21
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”

Thursday, 7 February 2013

SETIA HUJUNG NYAWA

Hari terakhir untuk aku  setia menunggu TV3 demi sebuah drama yang telah diikuti dari awal. Berhantu juga cerita ini.. terpaksa aku luangkan masaku selama sejam untuk mengikuti  liku-liku perjalanan hidup yang dihidangkan.

Pelakon yang hebat..hidup jalan penceritaannya.. syabas SUHAN.. drama yang bagus.. Ingin ku simpan kenangan ini sebagai memori indah bersama mu ...


Drama bersiri 24 episod ini diterbitkan oleh Suhan Movies & Trading Sdn Bhd dan membariskan pelakon-pelakon popular tanahair seperti Amar Ashraf (Zain Hakimi), Nelydia Senrose (Ersalina), Zila Bakarin (Datin Adibah), Raja Ema (Puan Haliza), Talha Harith (Hadi), Sura Sojangi (Sofea) dan Hairul Azreen (Iqram).
SETIA HUJUNG NYAWA ditayangkan di TV3 mulai 24 Disember 2012, setiap hari Isnin hingga Khamis jam 7.00 malam.
Sinopsis Drama SETIA HUJUNG NYAWA: Mengisahkan kehidupan Zain yang berubah sekelip mata setelah ditinggalkan kekasihnya, Sofea, seminggu sebelum berlangsungnya majlis perkahwinan mereka. Demi menjaga maruah keluarga dari dicaci orang, ibu Zain iaitu Datin Adibah mengambil keputusan untuk menyatukan Zain dengan Ersalina yang merupakan anak gadis kepada rakannya, Puan Haliza.

Meskipun di pandangan mata kasar Datin Adibah pertolongan yang dihulurkan oleh Puan Haliza nampak mulia, namun hakikatnya Puan Haliza mempunyai agenda tersendiri apabila dia ingin menggunakan Zain sebagai pak sanggup untuk menutup dosa Ersalina yang kini sedang hamil anak luar nikah bekas kekasihnya.

Pada awal perkahwinan, amat sukar buat Zain dan Ersalina menyesuaikan diri. Tambahan pula Ersalina masih bersikap keanak-anakan manakala Zain pula seorang yang tidak penyabar. Meskipun mereka tidak tidur sekatil dan sering berselisihan faham, namun mereka akan berlagak seperti pasangan romantis di hadapan keluarga masing-masing.

Setelah dua bulan berkahwin barulah Zain dan Ersalina mencapai persefahaman dan cinta mula berputik di antara mereka berdua. Tetapi belum sempat menikmati kebahagian rumahtangga, rahsia kehamilan Ersalina terbongkar apabila dia mengalami keguguran. Zain amat kecewa dan mula melayan Ersalina seperti sampah. Maka bermulalah babak baru kesengsaraan hidup Ersalina.

Sementara itu, Datin Adibah yang tidak menyangka Ersalina tergamak menjadikan Zain sebagai pak sanggup telah menghalau Ersalina dan menghasut Zain untuk menceraikan isterinya. Malah Datin Adibah juga telah memperkenalkan Eriza kepada Zain. Adakah Zain akan terus setia pada Ersalina atau cintanya akan beralih arah pada orang baru iaitu Eriza? Apakah kesudahan bagi cinta Zain dan Ersalina?

Jangan ketinggalan untuk menyaksikan SETIA HUJUNG NYAWA menerusi slot Akasia mulai 24 Disember 2012, setiap hari Isnin hingga Khamis jam 7.00 malam, hanya di TV3! Penonton yang terlepas menyaksikan SETIA HUJUNG NYAWA boleh menontonnya melalui laman sesawang Tonton di www.tonton.com.my dan juga layari Facebook & Twitter tv3malaysia untuk mendapatkan berita terkini.

Barisan Pelakon Drama Setia Hujung Nyawa Bersama Rosyam Noor Penerbit Suhan Movies & Trading Sdn Bhd

Barisan Pelakon Drama Setia Hujung Nyawa Bersama Rosyam Noor Penerbit Suhan Movies & Trading Sdn Bhd

Pelakon Drama Setia Hujung Nyawa, Zila Bakarin, Bea Rameshan, Nelydia Senrose, Chacha Maembong, Sura Sojangi, Ryzal Jaafar, Talha Harith, Amar Ashraf & Hilal Azman

Pelakon Drama Setia Hujung Nyawa, Zila Bakarin, Bea Rameshan, Nelydia Senrose, Chacha Maembong, Sura Sojangi, Ryzal Jaafar, Talha Harith, Amar Ashraf & Hilal Azman

Teraju Utama Drama 'Setia Hujung Nyawa', Amar Ashraf dan Nelydia Senrose

Teraju Utama Drama ‘Setia Hujung Nyawa’, Amar Ashraf dan Nelydia Senrose

Amar Ashraf (2)

Amar Ashraf

Nelydia Senrose sebagai Ersalina

Nelydia Senrose sebagai Ersalina

Amar Ashraf sebagai Zain Hakimi

Amar Ashraf sebagai Zain Hakimi

Teraju Utama Drama 'Setia Hujung Nyawa', Amar Ashraf dan Nelydia Senrose (2)

Teraju Utama Drama ‘Setia Hujung Nyawa’, Amar Ashraf dan Nelydia Senrose

Pelakon Drama 'Setia Hujung Nyawa', Amar Ashraf, Nelydia Senrose & Bea Rameshan (1)

Pelakon Drama ‘Setia Hujung Nyawa’, Amar Ashraf, Nelydia Senrose & Bea Rameshan

Pelakon Drama 'Setia Hujung Nyawa', Amar Ashraf, Nelydia Senrose & Bea Rameshan (2)

Pelakon Drama ‘Setia Hujung Nyawa’, Amar Ashraf, Nelydia Senrose & Bea Rameshan

Teraju Utama Drama 'Setia Hujung Nyawa', Amar Ashraf dan Nelydia Senrose (3)

Wednesday, 23 January 2013

PENAWAR PENYAKIT HATI


Alhamdulillah, hari in aku terbaca tulisan ini di akhbar, menarik.. mungkin dapat aku kongsikan dan simpan sebagai pedoman dan ingatan untuk sentiasa menginggatkan aku di kala aku terlupa..

Oleh ZUARIDA MOHYIN

KETANDUSAN hati dewasa ini adalah suatu penyakit yang ketara di tengah-tengah masyarakat. Ramai yang susah hati, gelisah, tidak merasa tenteram dan tenang, waima kehidupan mereka disaluti kemewahan dan kemudahan.

Oleh itu, benarlah bagai dikata bahawa kebahagiaan hakiki bukanlah terletak kepada kekayaan harta benda dan kekuasaan namun bertitik-tolak pada hati yang sejahtera.

Malahan kebersihan dan kesejahteraan hati ini sangat penting nilaiannya kepada Allah SWT serta balasan di akhirat kelak sebagaimana yang ditegaskan di dalam firman-Nya yang bermaksud: ...(iaitu) pada hari harta dan anak-pinak tidak berguna, kecuali orang yang mengadap Allah dengan hati yang bersih dan (pada hari itu) didekatkanlah syurga kepada orang-orang yang bertakwa dan diperlihatkan dengan jelas neraka jahim kepada orang-orang yang sesat. (al-Syu'ara: 88-91)

Hati ibarat raja yang mengarahkan seluruh anggota tubuh untuk menurut perintah hati. Malahan di hatilah akan terpancar perasaan suka, duka, benci, marah, gembira, sedih dan sebagainya.

Lantaran itu, beruntunglah manusia yang memiliki hati yang suci bersih kerana dia akan melakukan perkara-perkara yang diredai Allah. Sebaliknya, mereka yang memiliki hati yang hitam, kotor serta dikuasai sifat mazmumah, sudah tentulah mereka sengaja menempah jalan kebinasaan, sama ada di dunia mahupun di akhirat.

Allah SWT mengingatkan di dalam al-Quran: Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta bertanggungjawab. (al-Israk: 36)

Ini menjelaskan, hati dipertanggungjawabkan atas apa yang berlaku. Ia ibarat seperti penggembala, di mana dia dipertanggungjawabkan sekiranya haiwan gembalaannya itu rosak atau merosakkan tanaman.

Oleh sebab itulah, menjaga hati menjadi keutamaan kepada setiap manusia supaya tidak terlalu mengikut hawa nafsu yang didalangi oleh syaitan. Ini kerana syaitan maklum, untuk menyesatkan umat manusia, ia masuk menyusup ke dalam hati manusia.

Buku terbitan PTS Islamika Sdn. Bhd. yang berjudul, Bahagiakan Hatimu memberi panduan bagaimana untuk menguruskan hati dengan kaedah yang sebaik-baiknya supaya tidak terjerumus ke lembah penghinaan atau mengikut telunjuk syaitan yang durjana.

Tajuk 'Zakat Hati Membersihkan Jiwa' pada Bab 10 di dalam buku ini menarik untuk dihayati kerana bagi penulis ia menyelongkar rahsia di sebalik berzakat yang tinggi manfaatnya kepada bukan sahaja penyucian hati tetapi kepada penyucian serta keberkatan harta yang diperoleh. Di dalam bab ini juga, diterangkan tentang pertalian rapat antara mata dengan hati.

Bagi mereka yang berjaya menahan atau menghalang pandangan daripada melihat perbuatan yang melanggari perintah-Nya, Allah SWT mengurniakan tiga keuntungan yang besar dan berharga.

Boleh dikatakan 11 bab yang cuba diketengahkan di dalam buku ini wajib dimanfaatkan kerana tajuk-tajuknya bukan sahaja mengujakan dalam usaha berterusan kita mencari penawar penyakit hati.

Monday, 14 January 2013

L. Ramli sudah 3 minggu di hospital di Klang

SEMOGA CEPAT SEMBOH !!!!

INSAALLAH....

Oleh MUHAMMAD AZRUL MOHD. RADI


L. RAMLI... kini terlantar di hospital di Klang.
 
KUALA LUMPUR 13 Jan. - Penyanyi irama Pop Yeh Yeh yang popular dengan lagu Dara Pujaan, L. Ramli atau nama sebenarnya Ramli Lazim sudah hampir tiga minggu dirawat iaitu sejak dimasukkan hospital pada sambutan Krismas, 25 Disember lalu.
Ramli, 71, dimasukkan ke Hospital Tengku Ampuan Rahimah (HTAR), Klang disebabkan komplikasi kesihatan.
Beliau dimasukkan ke HTAR selepas mengadu sesak nafas setelah selesai menunaikan solat Subuh.
“Alhamdulillah, keadaan saya kini semakin stabil, namun tekanan darah saya masih tinggi dan kaki saya juga masih sakit dan tidak boleh berjalan serta memerlukan rawatan fisioterapi," katanya Ramli kepada Utusan Malaysia di sini hari ini. - UTUSAN


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Hiburan/20130113/hi_16/L-Ramli-sudah-3-minggu-di-hospital-di-Klang#ixzz2HxMQgy9H
© Utusan Melayu (M) Bhd

KEPUTUSAN MAJLIS SYURA PAS TERHADAP PENGGUNAAN KHALIMAH ALLAH

ALHAMDULILLAH...
Aku memanjat sejuta kesyukuran terhadap nikmat yang ALLAH telah kurniakan terhadap isu ini..Akhirnya ALLAH telah mencelikkan mata dan fikiran mereka...
Hanya air mata kesyukuran mengalir dipipiku..


DALAM NEGERI


Keputusan Majlis Syura Pas

KUALA LUMPUR 14 Jan. -
“
Mesyuarat Majlis Syura Pas malam semalam memutuskan kalimah Allah tidak boleh digunakan dalam Bible versi Bahasa Melayu kerana ia tidak menepati kehendak sebenar kalimah ini.

Mesyuarat yang dipengerusikan Mursyidul Am PAS, Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat itu menegaskan tindakan menterjemahkan kalimah ‘God’ atau ‘Lord’ dari mana-mana kitab agama bukan Islam kepada perkataan Allah tidak dibenarkan kerana ia salah dari segi makna.


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Dalam_Negeri/20130114/dn_34/Keputusan-Majlis-Syura-Pas-Hasan-Ali-cabar-Anwar#ixzz2HxESVP00
© Utusan Melayu (M) Bhd
 
Kalimah ALLAH:  Keputusan Majlis Syura

14 Januari 2013

KOTA BHARU - Menteri Besar Kelantan, Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat yang sebelum ini menyokong penggunaan kalimah ALLAH pada Bible versi bahasa Melayu seperti diminta Setiausaha Agung DAP, Lim Guan Eng, menukar pendirian dan sebaliknya cuba menjelaskan kenapa kalimah itu tidak boleh digunakan oleh bukan Islam.

Majlis Syura Pas malam tadi memutuskan bahawa kalimah ALLAH tidak boleh digunakan oleh bukan Islam berikutan kemarahan masyarakat Islam terutama mufti dan cendekiawan Islam terhadap pendirian asal Nik Aziz dan juga Presiden Pas, Datuk Seri Abdul Hadi Awang yang menyokong saranan DAP itu.

Akur dengan keputusan Majlis Syura yang turut dihadirinya, Mursyidul Am Pas itu berkata, keputusan itu dibuat kerana khuatir ia bertentangan dengan maksud sebenar kalimah itu seperti umat Islam yang percaya bahawa ALLAH itu adalah Esa (Satu).

"ALLAH ini adalah nama bagi Tuhan. Kita (Islam) namakannya (ALLAH). Jadi kalau ada orang lain, agama lain yang tidak mempunyai tuhan yang satu tiba-tiba mahu menggunakan nama ALLAH, itu tidak betul.

"ALLAH itu adalah tuhan yang Satu. Yang Maha Berkuasa. Kalau agama lain yang (mempunyai) tuhannya tidak satu atau lebih, itu mengarut. Kalau nak guna boleh, tapi salahlah (maksud sebenar)," katanya kepada pemberita sewaktu pulang dari Kuala Lumpur di Lapangan Terbang Sultan Ismail Petra, Pengkalan Chepa di sini, hari ini.

Beliau memberi contoh penganut Kristian percaya kepada Trinity yang sama sekali tidak boleh menggunakan kalimah Allah kerana tidak menepati maksud sebenar.

Majlis Syura Pas telah memutuskan kalimah ALLAH adalah kalimah khusus yang ALLAH menamakan diri-Nya ALLAH dan oleh itu tidak boleh diterjemahkan kepada mana-mana bahasa di dunia kerana tidak menepati kehendak sebenar kalimah itu.

Selain itu majlis itu juga memutuskan mana-mana kalimah asing tidak boleh diterjemahkan kepada kalimah ALLAH.

Sebelum ini Pas, DAP dan PKR membuat ketetapan bahawa kalimah ALLAH boleh digunakan oleh penganut semua agama tetapi dengan syarat tidak disalahgunakan. - Bernama

Monday, 7 January 2013

TAHUN BARU 2013

Tun Dr Mahathir Mohamad (gambar) menasihati pemimpin Umno supaya tidak memegang kuasa terlalu lama bagi mengelakkan parti Melayu terbesar itu dipenuhi dengan lebih ramai “orang bodoh”.

Bekas Perdana Menteri paling lama berkhidmat itu berkata, seseorang pemimpin perlu mengetahui had masanya semasa berkuasa.

"Pemimpin perlu tahu hadnya, jangan terlalu lama memegang kuasa.

"Sebaliknya akan berlaku, kamu (parti) akan mempunyai lebih ramai orang bodoh dalam parti," kata Dr Mahathir dalam satu majlis di International Youth Centre (IYC) hari ini.

Beliau berkata, pemimpin Umno perlu bersikap terbuka untuk menerima mereka yang lebih bijak daripada mereka untuk menjadi pemimpin, bukannya mengamalkan sikap suka mencantas.

"Pemimpin yang teruk adalah apabila mereka menyekat pemimpin yang lebih pandai kerana takut tergugat," katanya.

Dr Mahathir menegaskan sekiranya seseorang pemimpin tersebut memberikan laluan bukan bermakna beliau lemah sebaliknya orang ramai akan lebih menghargainya.

"Setiap orang perlu menghormati masa mereka, tiba masanya untuk memberi laluan kepada orang lain.

"Sekiranya kamu bersara lebih awal, orang ramai akan lebih menghargai kamu," katanya lagi.

Menyentuh mengenai penamaan calon pemilihan Umno baru-baru ini, Dr Mahathir menyifatkan ia suatu petanda sihat berlaku dalam parti tersebut.

"Saya jangka ramai yang akan bertanding tapi ramai juga yang menarik diri.

"Tapi saya lihat ini sebagai satu petanda sihat, jika tidak ia pasti buruk untuk parti kerana orang akan mempersoalkan transformasi yang diperkatakan," ujarnya lagi.

Dr Mahathir juga menegaskan jawatan presiden dan timbalan presiden Umno yang tiada pertandingan adalah suatu yang baik bagi mengelakkan perpecahan berlaku.

Dalam pemilihan parti kali ini, Dr Mahathir juga mengesyorkan perwakilan Umno supaya memilih pemimpin yang mempunyai bakat dan potensi, bukannya kerana pengaruhnya.

"Saya harap pada pemilihan kali ini, perwakilan memilih pemimpin yang mempunyai potensi dan berbakat, bukan kerana pengaruhnya," tegas beliau lagi.

Bekas presiden Umno itu sebelum ini turut mencetuskan kontroversi apabila mengkritik Umno sebagai “sudah tua dan bakal mati”.

Katanya, dengan pemimpin muda, Umno akan dapat meneruskan legasinya memerintah negara ini meskipun ada pihak yang memandang serong malah menuduh dirinya mempunyai agenda sendiri.

Katanya, Umno dahulu sentiasa bersemangat dan bercita-cita besar demi bangsa termasuk menewaskan Malayan Union kerana pemimpin mereka kebanyakannya adalah golongan muda.

Ketika penggal kepimpinannya dari 1981 sehingga 2003, beliau berjaya membawa pembangunan melalui dasar-dasar dan perancangan yang diilhamkan dari kejayaan negara-negara luar sehingga mengangkat Malaysia ke pentas dunia sebagai salah sebuah negara yang berdaya maju di Asia Tenggara sehingga pernah dinamakan sebagai salah sebuah negara "Harimau Ekonomi Asia". - 25 September, 2013.

Wednesday, 26 December 2012

TARIKH PEMBAYARAN GAJI KAKITANGAN AWAM 2013

Jadual Gaji 2013 : Tarikh Pembayaran Gaji Kakitangan Awam?

BULANTARIKHNOTA
Januari23 Januari 2013 (Hari Rabu)
Februari*25 Februari 2013 (Hari Khamis)Tahun Baru Cina: 10 & 11 Februari 2013
Mac25 Mac 2013 (Hari Isnin)
April25 April 2013 (Hari Khamis)
Mei23 Mei 2013 (Hari Khamis)Pesta Menuai : 30 & 31 Mei 2013
Jun* 25 Jun 2013Hari Gawai : 1 & 2 Jun 2013
Julai25 Julai 2013 (Hari Khamis)
Ogos* 22 Ogos 2013 (Hari Khamis)Hari Raya Puasa : 8 & 9 Ogos 2013
September25 September 2013(Hari Rabu)
Oktober8 Oktober 2013 (Hari Selasa)Hari Raya Haji 2013 : 15 Oktober 2013
November25 November 2013Deepavali : 2 November 2013
Disember* 18 Disember 2013Hari Khamis : 25 Disember 2013)